Rabu, 30 Desember 2020

" Libur Telah Tiba " Karya Legendaris AT Mahmud

BeritaPAS. Com, “ Libur Telah Tiba” merupakan salah satu lagu anak yang di ciptakan AT Mahmud.

AT Mahmud telah menciptakan banyak lagu anak, diantaranya “ Anak gembala”,  “Cemara”, “ Bintang Gejora”, “Pelangi” dan “ Cicak di Dinding”.

Lagu Libur telah tiba menceritakan tentang datangnya hari libur panjang bagi anak sekolah.

Libur telah tiba,libur telah tiba

Hore,Hore,Hore

Simpanlah tas dan bukumu

Lupakan keluh kesahmu

Libur telah tiba,libur telah tiba

Hatiku gembira!

Cuplikan lirik lagu "Liburan telah tiba" karya AT. Mahmud diatas, populer di nyanyikan oleh penyanyi cilik Tasya Kamila di era tahun 2000 an.  Lagu ini menjadi lagu yang melambungkan nama Tasya Kamila sebagai penanyanyi di masanya.

Liburan sekolah, menjadi moment yang amat di nanti oleh seluruh siswa, mereka bergembira seolah lepas dari berbagai rutinitas menjemukan ( Penilaian, tugas, PR, dll ) di tambah bulying teman, guru killer yang  Semakin menambah beban di pundak mereka.

Kondisi inilah yang coba di tangkap oleh AT Mahmud dalam lirik lagu " libur telah tiba"

Suasana ceria yang di gambarkan dalam lagu tersebut adalah topeng (kemasan) yang sebenarnya ingin diperlihatkan oleh sang penciptanya tentang kondisi pendidikan di Indonesia. 

Perhatikan lirik yang ini "Simpanlah tas dan bukumu, Lupakan keluh kesahmu" apa yang anda pikirkan? saya yakin seorang A.T Mahmud saat menciptkan lagu ini terinspirasi dengan banyakya siswa-siswi yang berkeluh kesah saat bersekolah, Lho kenapa sekolah harus berkeluh kesah ya??? sehingga ketika liburan datang mereka mejadi sangat bergembira karena terbebas dari tas dan buku ??? Secara tersirat AT Mahmud mampu menghadirkan dengan komplek kondisi pendidikan

Kita.

Pemerhati dan praktisi pendidikan, Nadifa, M.Pd dan salah satu pengajar di Mts. Kawasan Wonorejo ini, mengatakan sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan, Taman tempat anak berkreasi, dan mengekspresikan diri. Yang tentunya di bingkai dalam kurikulum  pendidikan dan metode pembelajaran kreatif, inovatif dan menyenangkan.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan sekolah menyenangkan harus melibatkan semua pihak, guru , orang tua, siswa , pemerintah dan kelompok kelompok peduli pendidikan.

Pada saatnya nanti , kita akan mendengar ,

Anak kita bertanya " Kapan saya masuk sekolah ? Bukan " kapan saya libur sekolah ?.  Sekolah menjadi tempat yang diimpikan bukan  tempat yang ingin segera di tinggalkan. Semoga !

Semoga Covid-19, bisa cepat pergi dari ibu pertiwi dan semuanya kembali normal sedia kala, libur tetap menjadi mimpi indah buat anak anak.

( Alwi )

PESONA PASURUAN

Liputan Khusus Seputar Wisata, Budaya, Seni dan Religi Pasuruan Baca Selengkapnya

TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI

Berita-Artikel Lokal, Nasional dan Internasional Baca Selengkapnya

PAS. TUBE CHANNEL

Jangan Lupa Like dan Subscribe

PERISTIWA

PAS.PhotoNews

#TAG : TIPS PAS